Akhir di Kontes Robot Indonesia Regional 5

Suasana saat di pitstop kontes robot Indonesia
STMIK Banjarbaru Robotik Club - suasana di pitstop
Akhirnya, 6 mei 2015 saat yang kami tunggu, Kontes Robot Indonesia Regional 5, kontes robot terakhir saya dan beberapa teman senior lain di UKM Robotik. Yang kami tunggu, menunggu untuk segera mengakhiri atau rasa penasaran kami dengan apa yang sudah kami buat? Ya, yang kami rasakan setiap orang sepertinya berbeda salam pandangan saya. Yang saya bisa melihat selama proses menuju kontes.


Kontes tahun ini tarasa sedikit sulit buat saya. Jelas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karna ini saat-saat semester akhir, harusnya apa yang saya kerjakan dan apa yang harus saya tinggalkan. Sayangnya regenerasi masalah utama UKM ini, hanya tersisa sedikit anggota baru. Kami juga selalu bergantung dengan pembimbing pada tahun-tahun sebelumnya, dan ketika beliau tidak bisa mendampingi kami tahun ini membuat kami semakin sulit, jelas kami belum terbiasa. Disamping itu dana yang minim membuat kami berpikir kreatif dengan peralatan dan dana yang kami miliki.

Semua anggota UKM Robotik kecuali ketua UKM yang motoin
anggota STMIK Banjarbaru Robotic Club

Dengan segala keterbatasan kami, akhirnya bisa menyelesaikan tepat waktu. Ya, tepat waktu. Bahkan kami belum sempat test drive robot kami. Kami hanya menyelesaikannya tepat waktu. Soal waktu, saya terlalu banyak bermain-main, lebih tepatnya kami, Tim KRAI kami sebagian besar anggota senior, yang memang sedang berusaha menyelesaikan tugas akhir kami masing-masing. Sedikit mengeluh tapi akhirnya bisa selesai. Karna kami lebih berpengalaman, karna kami lebih siap, seharusnya sih begitu.

Kami bergerak lambat untuk kontes tahun ini. Dimulai dari proposal tahap satu yang memang prosesnya masih lancar. Tapi kemudian kami masih tetap belum memulai mengerjakan robot kami. Kami belum memiliki tempat untuk membuat robot kami. Kami sulit mendapatkan ruang untuk kegiatan kami. Sepuluh hari menjelang proposal tahap dua akhirnya kami mendapatkan ruangan dari kampus. Huh, sepuluh hari. Evaluasi tahap dua adalah berupa laporan video robot sudah jadi atau setengah jadi, tujuannya agar pihak dikti mengetaui seberapa jauh pembuatan robot peserta. Dengan waktu sependek itu akhirnya kami coba seadanya, robot tahun kemarin sedikit kami modifikasi untuk tema tahun ini. Sedikit usaha akhirnya bisa terkirim tepat waktu. Padahal saat itu, hari menjelang pengiriman proposal tahap 2 dan robot belum selesai kami buat. Ditambah kami harus ujian proposal tugas akhir. Tapi kami coba bagi waktu gantian, sehabis ujian proposal tugas akhir langsung ke basecamp robotik menyelesaikan robot kami. Robot kami pun selesai kami buat untuk memenuhi laporan tahap 2 ini. Akhirnya kami lolos dan mengikuti Kontes Robot Indonesia.

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Suasana saat di ruang kampus saat pembuatan robot

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Saya dan robot dibelakang divisi KRAI

STMIK Banjarbaru Robotic ClubSTMIK Banjarbaru Robotic Club

Cerita masih berlanjut, kami mulai mengerjakan robot kami lagi. Karna kami sudah terbiasa dengan ini, sepertinya terlihat mudah. Ya terlihat mudah jika mengerti setiap bagian dalam pembuatan robot ini. Kami terbiasa dengan bagian mekanik. Tapi lupa dengan bagian lain, yaitu program dan elektro. Tiga tahun kami punya waktu tapi sedikit pengetahuan kami pada bagian itu. Divisi yang saya ikuti ini memang lebih banyak memerlukan tenaga dalam pembuatan fisik robot. Robot yang saya kerjakan lebih besar dibanding divisi robot pemadam api. Akhirnya kami mesti minta bantuan pada anggota dari divisi robot pemadam api dan alumni anggota robotik, kemampuan mereka dalam hal elektro maupun program dapat membantu kami. Meski jauh jarak kami dengan mereka. Tidak sia-sia, kami bisa menyelesaikan robot kami sepenuhnya tepat dihari akhir sebelum kami berangkat ke kontes robot. Sayangnya kami tidak sempat latihan, waktu benar-benar mepet.

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Saat pengerjaan robot

Hingga saatnya kami tiba di lokasi Kontes Robot Indonesia Regional 5 di Kota Banjarmasin. Tapi semua tidak berjalan dengan mulus. Hampir di setiap kontes tiap tahunnya selalu ada masalah. Dari Robot yang tiba-tiba mati alias tidak jalan. sampai komponen-komponen yang rusak. Ini terjadi pada setiap divisi kontes yang kami ikuti. Bahkan tidak hanya perguruan tinggi kami saja, Suasana panik yang seperti ini yang unik. "Kenapa setiap kontes selalu gini?" Sedikit senyum ketika berada pada situasi itu, panik momen seperti ini yang jadi lucu. Sampai saat running test robot semua berjalan tidak lancar, masalah belum teratasi. Tidak sia-sia kami mengajak dua orang alumni yang dulu juga bagian dari anggota UKM Robotik sebagai pendamping, Dino dan Patra. Mereka bisa diandalkan. hingga saat kontes robot kami dapat berjalan. Entahlah tanpa mereka apa jadinya robot kami.

STMIK Banjarbaru Robotic Club
suasana di pitstop saat robot dalam masalah besar :)

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Robot pemadam api beroda STMIK Banjarbaru

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Saat kontes robot

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Saat kontes robot

STMIK Banjarbaru Robotic Club
Dino dan Patra - pembimbing

Hasil kontas tahun ini bisa dibilang tak begitu baik, menurun dari tahun lalu. Di tahun terakhir saya di UKM ini harusnya bisa lebih baik, Harusnya dengan pengalaman yang banyak bisa memberikan kontribusi. Harusnya sesuai rencana saya tahun terakhir dengan pengalaman yang banyak dan dikota sendiri jika menghasilkan sesuatu akan jadi kebanggaan tersendiri sebenarnya. Tapi apalah hasil berkata lain. banyak faktor dibalik hasil mengecewakan tahun ini, termasuk dari kami sendiri.

Untuk kedepannya dari pengalaman ini banyak yang bisa dipelajari bukan hanya dari kami sendiri, tapi juga untuk pihak perguruan tinggi. Pengalaman panjang di UKM ini bisa jadi sedikit cerita menarik. :)


STMIK Banjarbaru Robotic Club
Ketika para dosen berkunjung


Suasana saat Kontes Robot Indonesia Regional 5


salah satu peserta kontes robot salah satu peserta kontes robot salah satu peserta kontes robot


Terima kasih.

Hai saya Agung. Saya suka kebebasan namun tetap ada batasan. Semua orang suka jalan-jalan. Tak banyak yang anda ketahui tentang saya. 

4 comments:

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :) Terima kasih...